Bagi banyak orang, laptop bermanfaat untuk membantu pekerjaan sehari-hari. Apalagi bagi pengusaha yang harus sering bepergian, laptop adalah benda penting yang dapat membuat mereka tetap dapat bekerja di perjalanan, misalnya di mobil, pesawat, cafe, atau tempat lain. Kebutuhan akan laptop membuat harus membawanya ke mana-mana. Tapi tahukah Anda, bahwa laptop bisa menimbulkan sejumlah masalah kesehatan?

1. Kesuburan pria

Sebuah studi yang dilakukan oleh seorang profesor urologi, Dr. Yefim Sheynkin dari State University of New York, menyimpulkan bahwa penggunaan komputer laptop memengaruhi infertilitas pria. Penelitian ini, yang melibatkan 29 pria berusia 21 sampai 35. Hasilnya, yang paling banyak terjadi adalah bahaya yang menyerang organ reproduksi. Kesimpulan ini menyebutkan, peningkatan panas dapat memiliki efek negatif pada jumlah sperma laki-laki. Sebuah studi di AS tahun 1999 juga menyimpulkan bahwa jumlah sperma laki-laki lebih rendah secara keseluruhan pada musim panas.

2. Radiasi

Laptop memancarkan sejumlah radiasi. Jenis radiasinya berfrekuensi rendah yang juga terdapat pada televisi, pengering rambut, dan perangkat listrik lain. Sejauh ini belum ada penelitian yang menyatakan bahwa radiasi ini menimbulkan dampak serius bagi kesehatan. Namun radiasi tingkat rendah ini cukup untuk membuat mata cepat lelah. Gejala umumnya adalah mata menjadi kemerahan dan berair. Ini terjadi karena otot mata menegang. Dokter mata menyarankan Anda untuk tidak menatap layar monitor terlalu lama. Istirahatlah sejenak secara rutin untuk waktu yang yang cukup.

3. Ergonomi

Salah satu masalah kesehatan paling umum dari para pengguna laptop diungkapkan oleh ahli tulang dan ergonomi. Yang jadi objek permasalahan di sini adalah postur dan posisi tulang pergelangan tangan. Menurut sebuah website yang disponsori oleh University of Melbourne di Australia, penempatan layar laptop harus sejajar dengan mata, agar tubuh penggunanya tidak membungkuk terlalu lama. Jika membungkuk terlalu lama, yang biasanya terserang nyeri adalah bagian punggung dan bahu. Touchpad mouse pada laptop juga dapat menyebabkan gerakan pergelangan tangan jadi tidak alami, yang dapat berkontribusi terhadap kondisi seperti sindrom carpal-tunnel.

4. Laptop berat

Yang sedang kita bahas di sini adalah laptop seberat 2 kilogram. Memang, sekarang banyak yang telah menggunakan perangkat yang lebih ringan seperti netbook. Tapi orang masih umum menggunakan laptop 2 kilogram ini. Bayangkan jika kita harus membawa perlengkapan kerja kita yang sudah demikian banyak dan berat, dan kemudian ditambah laptop yang akan menambah beban, kemudian kita harus membawa semuanya dalam jangka waktu yang lama dan jarak yang jauh. Jika tidak menggunakan tas model ransel, tentu badan kita akan terasa lebih cepat pegal dan lelah. Cara terbaik untuk menghindari masalah fisik karena membawa laptop berat adalah dengan menggunakan ransel, dan membawanya tepat di tengah bagian punggung secara seimbang.